Pada Windows, proses menemukan alamat ip bukanlah tugas yang sulit,di Linux bagaimana cara menemukan alamat ip di linux bukanlah pertanyaan yang sulit untuk menjawab. Namun pertama-tama mari kita mencoba mengerti, apa yang merupakan alamat ip?
Bagi anda yang tidak tahu persis penggunaan suatu alamat ip, izinkan saya mencoba menjelaskannya kepada Anda secara detail. Sebuah alamat IP adalah singkatan untuk ‘Internet Protocol’ alamat. Nah, alamat ip 32 bit yang tersimpan dalam format binari, tetapi ditampilkan kepada pengguna dalam bentuk yang dapat dibaca manusia. Hal ini digunakan untuk mengidentifikasi mesin yang berbeda dalam sebuah jaringan. Setiap mesin di sebuah jaringan membutuhkan alamat IP yang unik. Ini membantu dalam transfer data sebagai nomor menetapkan nama mesin, alamat, serta rute. Aspek penting lainnya, 32 bit digunakan untuk IP versi 4 atau IPv4, tetapi dalam kasus IPv6 (IP versi 6) 128-bit yang digunakan untuk menangani komputer dalam sebuah jaringan. ip address biasanya direpresentasikan dalam bentuk xxxx di mana x adalah 8 bit. Ini hanya ide dasar tentang apa itu alamat ip. Dengan banyak pengetahuan, mari kita mencari jawaban untuk pertanyaan yang terkait dengan linux, bagaimana untuk mendapatkan alamat ip di linux.
Cara paling mudah untuk memeriksa alamat ip linux, ketika menggunakan shell bash ketik perintah ifconfig. Pada pengetikan ifconfig Anda tidak hanya dapat memberikan alamat ip, tetapi juga mac address, subnet mask dan informasi lainnya. Jika Anda bingung karena sejumlah besar informasi yang ditampilkan pada pengetikan perintah ifconfig, maka biarkan aku mengatakan kepada Anda bahwa nomor mengikuti eth0 inet addr di bawah adalah alamat ip mesin Anda bekerja. Sebagai alternatif, Anda juga dapat menggunakan perintah ip address show. Pada pengetikan perintah Anda akan mendapatkan output seperti, inet 192.168.1.15/24. Di sini / 24 berarti bahwa subnet mask adalah 255.255.255.0. Demikian pula / 8 akan berarti bahwa subnet mask 255.0.0.0.
Bagaimana Mengganti IP Adress
Mengganti ip address di linux semudah melihat alamat ip. Pada tipe shell bash ketik alamat Ip seperti contoh 192.168.254.8 ifconfig eth0 net mask 255.255.255.0 up. Disini 192.168.254.8 adalah alamat ip yang baru. Dengan menggunakan perintah ini, Anda dapat menetapkan alamat IP untuk sesi khusus ke alamat ip tertentu. Tetapi untuk mengubah alamat ip secara permanen, Anda harus mengubah file konfigurasi dan proses untuk melakukan hal itu tergantung pada versi Linux Anda. Mari saya beri contoh. Untuk mengubah alamat ip secara permanen di Red Hat Linux, login sebagai root dan ketik perintah system-config-network-tui &. Anda sekarang akan melihat teks yang berbasis GUI. Klik pada pilihan untuk memperbesar gambar. Di sini Anda dapat membuat semua perubahan Anda. Anda dapat mengatur kartu antarmuka jaringan anda, menetapkan alamat ip, subnet mask dan default gateway atau Anda bisa langsung memilih pilihan untuk DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) untuk memberikan alamat ip anda secara otomatis.
Kamis, 02 Maret 2017
Melakukan Pengantian Password di linux
Mencari jawaban untuk salah satu pertanyaan dasar di Linux? Cara mengubah sandi? Yah, satu perintah akan membantu Anda mengubah sandi Anda di Linux. Perintah untuk mengubah password di Linux adalah passwd. Aturan-aturan untuk menetapkan password di Linux adalah sama dengan sistem operasi lain. Dengan aturan Maksudku set karakter dasar yang dapat Anda gunakan. Rincian prosedur mengganti password di Linux. Sintaks untuk mengubah password user di Linux adalah sebagai berikut.
passwd namauser
Pada pengetikan perintah ini, Anda akan diminta untuk memasukkan password lama. Setelah Anda memasukkan password lama dan tekan tombol enter, Anda akan diminta untuk memasukkan baru dan masukkan kembali password baru untuk verivikasi. Setelah Anda selesai dengan prosedur, Anda akan diminta bahwa password telah diubah dengan sukses. Namun, satu hal yang anda perlu diingat adalah bahwa, ketika anda mengetik sandi Anda di Linux, tidak menampilkan apapun tanda asterisk atau titik, seperti dalam kasus sistem operasi lain. Sekarang, mari kita lihat pada perintah passwd lebih detail.
passwd Command
Apa saja fitur lain dari perintah passwd bila anda mengubah pasword?
passwd namauser
Pada pengetikan perintah ini, Anda akan diminta untuk memasukkan password lama. Setelah Anda memasukkan password lama dan tekan tombol enter, Anda akan diminta untuk memasukkan baru dan masukkan kembali password baru untuk verivikasi. Setelah Anda selesai dengan prosedur, Anda akan diminta bahwa password telah diubah dengan sukses. Namun, satu hal yang anda perlu diingat adalah bahwa, ketika anda mengetik sandi Anda di Linux, tidak menampilkan apapun tanda asterisk atau titik, seperti dalam kasus sistem operasi lain. Sekarang, mari kita lihat pada perintah passwd lebih detail.
passwd Command
Apa saja fitur lain dari perintah passwd bila anda mengubah pasword?
- Perintah passwd juga memungkinkan Anda untuk mengubah nama lengkap dan username dari pengguna tertentu. Jika Anda ketik passwd-s Anda akan mendapatkan informasi pengguna penuh dari pengguna tertentu yang username yang diikuti oleh perintah. Selain nama, kata sandi dan tanggal di mana userid diciptakan, Anda juga mendapatkan minimum dan jumlah maksimum hari dimana password akan tetap berlaku.
- passwd -g, untuk merubah pasword dalam group
- Jika Anda menggunakan perintah passwd-w, Anda dapat menetapkan batas waktu (hari) paswrod tersebut, dan setelah batas waktu tersebut berakhir maka anda harus merubah pasword kembali.
- passwd-d, perintah yang memungkinkan Anda untuk mengganti password untuk pengguna tertentu.
- passwd -n, memungkinkan Anda untuk menetapkan batas waktu berlaku pasword.
- passwd -h, perintah memungkinkan Anda untuk mengubah direktori home untuk pengguna tertentu.
- passwd -l, memaksa pengguna untuk mengubah password pada login berikutnya, dikarenakan pasword lama telah kadaluarsa pada pengguna tertentu.
Memakai Virtual Box
Kalau kita ingin mencicipi OS terbaru misalkan Linux atau ingin mencoba compatibilitas program yang kita buat di berbagai OS (Linux dan Windows) secara bersamaan ternyata ada cara mudah yakni dengan menggunakan Virtual Box. Dengan software ini kita bisa menjalankan OS di dalam OS. Maksudnya adalah kalau kita punya OS Windows XP (Host) maka di virtual Box kita bisa menginstal OS lain (guest) seperti Linux (kernel 2.6) ataupun Windows Vista, misalnya. Virtual Box ini mirip dengan VMware, software virtual machine.
Ukuran software ini reltif kecil yaitu 16.863Kb untuk versi 1.5. Software ini berlicensi GNU. Jadi, kita bisa mendownloadnya secara gratis. Disarankan untuk OS Hostnya memiliki memory relatif besar. Karena nanti akan dishare dengan OS guestnya. Misal kita punya 512Mb dan untuk memori OS Host kita beri 256Mb maka memory (real) yang tersisa di OS host 256Mb.Tertarik?
Berikut saya berikan langkah-langkah menggunakannya untuk OS host Windows XP dengan OS guest PCLinuxOS 2007.
caranya sebagai berikut (Anda harus instal OS Guest di Virtual Disk)
Untuk setting Folder agar bisa diakses oleh OS Guest
Ukuran software ini reltif kecil yaitu 16.863Kb untuk versi 1.5. Software ini berlicensi GNU. Jadi, kita bisa mendownloadnya secara gratis. Disarankan untuk OS Hostnya memiliki memory relatif besar. Karena nanti akan dishare dengan OS guestnya. Misal kita punya 512Mb dan untuk memori OS Host kita beri 256Mb maka memory (real) yang tersisa di OS host 256Mb.Tertarik?
Berikut saya berikan langkah-langkah menggunakannya untuk OS host Windows XP dengan OS guest PCLinuxOS 2007.
- Download Virtual Box. Tentukan OS Host yang kamu pakai apakah linux atau windows. Karena installernya beda.
- Install Virtual Box. Caranya sama dengan menginstal software pada umumnya.
- Buat Virtual Disk untuk Hardisk OS guest kita. pilih File > Virtual Disk Manager. Didalam Virtual Disk manager pilih New. Untuk OS guest PCLinux2007 saya memilih ukuran fix 3Gb.
- Setelah selesai membuat Virtual Disk sekarang buat OS Guestnya. Pilih New dan ikuti wizardnya. Untuk Virtual Disknya pakai Virtual disk yang telak kita buat.
- Sekarang setting OS Guest kita tersebut. Yang terpenting adalah tentukan lokasi sumber OS guest kita. select OS guest trus pilih setting > CD/DVD rom > centang Mount CD/DVD-Rom. karen sumber PClinux saya berupa ISO. maka saya pilih ISO image file.
- Jangan lupa setting boot order ke CD/DVD ROM. caranya Setting > General > klik tab Advance. Pilih boot order
- Kembali ke menu utama. select OS guest kita dan klik start.
- Sekarang kamu siap menginstal OS Guest di Virtual Disk. Langkah-langkahnya sama seperti cara instal OS di komputer pada umumnya. Kalau kamu lebih suka Knoppix maka tidak perlu di install.
- Agar bisa sharing folder antara OS Host dengan OS Guest pada Virtual Box maka kita harus instal Guest Addition dulu.
caranya sebagai berikut (Anda harus instal OS Guest di Virtual Disk)
- Ganti boot order di Virtual Box ke Disk virtual. klik setting > genereal > pilih tab advance > boot order.
- Masih dalam setting menu, pilih CD/DVD Rom > centang Mount CD/DVD drive > ISO image file dan browse ke C:\Program Files\innotek VirtualBox\VBoxGuestAdditions.iso
- Start OS Guest
- Setelah masuk, buka Terminal dan ganti account ke Administrator dengan perintah SU
- Ganti directory ke tempat CD ROM di mount
- ketikkan perintah “sh ./VBoxLinuxAdditions.run” (tanpa tanda petik)
- restart OS guest.
Untuk setting Folder agar bisa diakses oleh OS Guest
- Pilih setting > Shared Folder > Add new folder. Browse folder di OS host yang ingin kamu share.
- Sekarang masuk ke OS guest kamu.
- Mount folder tadi ke Virtual disk kamucaranya : ketikan di terminal “mount -t vboxsf [nama folder] [tujuan mount]“, contoh: nama folder lagu, dan ingin dimount di /media/lagu“mount -t vboxsf lagu /media/lagu”
- Sekarang lihat isi folder /media/lagu
- Jangan lupa aktifkan audio di Virtual Box nya jika ingin mendengarkan lagu lewat OS Guest. Pilih setting > audio > Windows Direct Sound.
Panduan Membuat Dualboot Linux
Bagi anda yang ingin mempelajari Linux tentu bingung, karena anda berfikir harus membuang atau menghapus partisi yang selama ini dipakai untuk Windows, dimana banyak software kesayangan anda yang mungkin tidak dapat dioperasikan dalam Linux.
Anda tidak perlu bingung untuk masalah itu, anda dapat memesan CD Distro Linux dari agen atau dari indolinux secara online. Windwos dengan Linux dapat dipasang atau di install secara bersama.
Caranya :
- Hardisk anda harus di bagi beberapa partisi, contohnya partisi C: untuk Windows dan partisi D: untuk Linux yang akan kamu install.
- Bila hardisk anda belum di partisi, anda dapat menggunakan software Partition Magic atau Easus Partition Master.
- Siapkan partisi D: sebesar 20 Gb untuk Linux
- Kedua Partisi harus diset Aktif
- Terlebih dahulu Anda harus menginstal OS Windows ke partisi C:/ dan bila sudah ada anda siapkan software Distro Linux kesukaan anda, masukan CD Linux kamu dan bootlah komputer menggunakan CD tersebut.
- Akan muncul di layar kamu tulisan-tulisan initialisasi Linux
- Bila graphic card kamu di support oleh Linux, maka kamu akan mempunyai pilihan untuk masuk ke mode installasi secara GUI (Graphical User Interface).
- Pilihlah Bahasa, dan Accept Terms and Condition.
- Lalu pilihlah “Expert Mode” untuk classes of installation. Pilih Install.
- Jawablah apakah kamu memiliki SCSI interface.
- Pilih Mouse, Keyboard, Security Level (terserah kamu).
- Pada tahap inilah kamu harus berhati-hati. Tahap ini adalah tahap dimana kamu harus memilih/membuat partisi tempat Linux akan diinstall. Karena kamu telah menginstall Windows sebelumnya, maka kamu akan melihat kotak warna biru (yang melambangkan FAT : file system windows).
- Klik pada bagian harddisk yang berwarna putih (empty).
- Linux Mandrake akan otomatis menentukan jenis dan besar partisi yang direkomendasikan untuk itu (kamu bisa merubahnya sesuai keinginan kamu). Pada tahap ini sebaiknya kamu memilih jenis file system ReiserFS, karena lebih cepat aksesnya dan lebih tahan terhadap kemungkinan corrupt. Harap diperhatikan bahwa ketika membuat partisi swap, jenis file systemnya adalah harus ‘Swap’.
- Setelah selesai membuat partisi-partisi yang ditentukan, klik ‘Done’ dan kemudian pilihlah Format. Klik Ok.
- Pilihlah paket-paket apa saja yang ingin kamu install, set password root, tambahkan user, set networking, set services. create bootdisk. Semua ini pasti telah kamu ketahui jika kamu telah menginstall Linux.
- Linux kemudian akan memberitahukan option apa saja yang ingin kita tampilkan pada saat boot. Kita terima saja defaultnya.
- Lalu Linux akan mengeset XWindows system.
Selesai.
Begitu komputer direstart, maka di layar akan muncul LiLo dengan option-option yang salah satunya adalah: Windows. Jadi kamu sekarang bisa memilih untuk masuk ke Windows atau ke Linux. Selamat! Kamu telah berhasil membuat dual
Cara Melakukan Menginstal dan Konfigurasi Server DHCP
DHCP Server memberikan alamat IP untuk komputer klien. Hal ini sangat sering digunakan dalam jaringan perusahaan untuk mengurangi upaya konfigurasi. Semua alamat IP dari semua komputer disimpan dalam database yang berada pada mesin server.
Sebuah DHCP server dapat memberikan pengaturan konfigurasi menggunakan dua metode
1. Address Pool
Metode ini mencakup mendefinisikan sebuah kolam (kadang-kadang juga disebut rentang atau ruang lingkup) dari alamat IP dari DHCP klien yang diberikan properti konfigurasi mereka dinamis dan tinju pertama melayani dasar. Ketika sebuah klien DHCP tidak lagi pada jaringan untuk suatu periode tertentu, konfigurasi kadaluarsa dan dilepaskan kembali ke database alamat untuk digunakan oleh Klien DHCP lainnya.
2. MAC Address.
Metode ini mencakup menggunakan DHCP untuk mengidentifikasi alamat hardware yang unik dari setiap kartu jaringan yang terhubung ke jaringan dan kemudian terus-menerus memasok konfigurasi konstan setiap kali klien DHCP membuat permintaan ke server DHCP menggunakan perangkat jaringan.
Menginstal DHCP Server di Ubuntu
Ketik perintah : sudo apt-get install dhcp3-server
Configuring DHCP server
Jika Anda memiliki dua kartu jaringan di server ubuntu Anda, Anda perlu memilih antarmuka yang Anda gunakan untuk listening.By default server DHCP itu mendengarkan eth0.
Anda dapat mengubah ini dengan mengedit / file etc/default/dhcp3-server
Dengan perintah : sudo vi /etc/default/dhcp3-server
Cari baris ini
INTERFACES=”eth0″
Ganti dengan baris berikut
INTERFACES=”eth1″
Simpan dan Keluar. Ini adalah opsional.
Selanjutnya Anda harus membuat salinan cadangan dari / etc/dhcp3/dhcpd.conf file
cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf.back
Edit /etc/dhcp3/dhcpd.conf dengan melakukan perintah
sudo vi /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Menggunakan metode address pool
Anda perlu mengubah bagian berikut di / etc/dhcp3/dhcpd.conf file
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.1.255;
option routers 192.168.1.254;
option domain-name-servers 192.168.1.1, 192.168.1.2;
option domain-name “yourdomainname.com”;
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.200;
}
Simpan dan Keluar
Hal ini akan menimbulkan server klien DHCP memberikan alamat IP dari rentang 192.168.1.10-192.168.1.200. Ini akan menyewa alamat IP untuk 600 detik jika klien tidak meminta untuk kerangka waktu tertentu. Jika tidak maksimum (diperbolehkan) akan sewa 7.200 detik. Server juga akan “menyarankan” klien menggunakan subnet mask 255.255.255.0 perusahaan, sebagai alamat broadcast 192.168.1.255, 192.168.1.254 sebagai router / gateway 192.168.1.1 dan 192.168.1.2 sebagai DNS server nya.
Menggunakan Metode MAC address
Metode ini Anda dapat reserver beberapa mesin atau semua mesin dengan ip address tetap. contoh berikut menggunakan alamat ip tetap untuk server1, server2, printer1 dan printer2
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.1.255;
option routers 192.168.1.254;
option domain-name-servers 192.168.1.1, 192.168.1.2;
option domain-name “yourdomainname.com”;
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.200;
}
host server1 {
hardware ethernet 00:1b:63:ef:db:54;
fixed-address 192.168.1.20;
}
host server2 {
hardware ethernet 00:0a:95:b4:d4:b0;
fixed-address 192.168.1.21;
}
host printer1 {
hardware ethernet 00:16:cb:aa:2a:cd;
fixed-address 192.168.1.22;
}
host printer2 {
hardware ethernet 00:0a:95:f5:8f:b3;
fixed-address 192.168.1.23;
}
Sekarang Anda harus me-restart server dhcp dengan menggunakan perintah berikut
sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart
Konfigurasi DHCP Klient Ubuntu
Jika Anda ingin mengkonfigurasi desktop Ubuntu Anda sama seperti klien DHCP mengikuti prosedur ini
Anda perlu membuka / etc / network / interface file
Dengan Perintah : sudo vi /etc/network/interfaces
pastikan Anda memiliki baris berikut (eth0 adalah contoh)
auto lo eth0
iface eth0 inet dhcp
iface lo inet loopback
Simpan dan keluar
Anda harus me-restart layanan jaringan dengan menggunakan perintah berikut
sudo /etc/init.d/networking restart
Sebuah DHCP server dapat memberikan pengaturan konfigurasi menggunakan dua metode
1. Address Pool
Metode ini mencakup mendefinisikan sebuah kolam (kadang-kadang juga disebut rentang atau ruang lingkup) dari alamat IP dari DHCP klien yang diberikan properti konfigurasi mereka dinamis dan tinju pertama melayani dasar. Ketika sebuah klien DHCP tidak lagi pada jaringan untuk suatu periode tertentu, konfigurasi kadaluarsa dan dilepaskan kembali ke database alamat untuk digunakan oleh Klien DHCP lainnya.
2. MAC Address.
Metode ini mencakup menggunakan DHCP untuk mengidentifikasi alamat hardware yang unik dari setiap kartu jaringan yang terhubung ke jaringan dan kemudian terus-menerus memasok konfigurasi konstan setiap kali klien DHCP membuat permintaan ke server DHCP menggunakan perangkat jaringan.
Menginstal DHCP Server di Ubuntu
Ketik perintah : sudo apt-get install dhcp3-server
Configuring DHCP server
Jika Anda memiliki dua kartu jaringan di server ubuntu Anda, Anda perlu memilih antarmuka yang Anda gunakan untuk listening.By default server DHCP itu mendengarkan eth0.
Anda dapat mengubah ini dengan mengedit / file etc/default/dhcp3-server
Dengan perintah : sudo vi /etc/default/dhcp3-server
Cari baris ini
INTERFACES=”eth0″
Ganti dengan baris berikut
INTERFACES=”eth1″
Simpan dan Keluar. Ini adalah opsional.
Selanjutnya Anda harus membuat salinan cadangan dari / etc/dhcp3/dhcpd.conf file
cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf.back
Edit /etc/dhcp3/dhcpd.conf dengan melakukan perintah
sudo vi /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Menggunakan metode address pool
Anda perlu mengubah bagian berikut di / etc/dhcp3/dhcpd.conf file
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.1.255;
option routers 192.168.1.254;
option domain-name-servers 192.168.1.1, 192.168.1.2;
option domain-name “yourdomainname.com”;
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.200;
}
Simpan dan Keluar
Hal ini akan menimbulkan server klien DHCP memberikan alamat IP dari rentang 192.168.1.10-192.168.1.200. Ini akan menyewa alamat IP untuk 600 detik jika klien tidak meminta untuk kerangka waktu tertentu. Jika tidak maksimum (diperbolehkan) akan sewa 7.200 detik. Server juga akan “menyarankan” klien menggunakan subnet mask 255.255.255.0 perusahaan, sebagai alamat broadcast 192.168.1.255, 192.168.1.254 sebagai router / gateway 192.168.1.1 dan 192.168.1.2 sebagai DNS server nya.
Menggunakan Metode MAC address
Metode ini Anda dapat reserver beberapa mesin atau semua mesin dengan ip address tetap. contoh berikut menggunakan alamat ip tetap untuk server1, server2, printer1 dan printer2
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.1.255;
option routers 192.168.1.254;
option domain-name-servers 192.168.1.1, 192.168.1.2;
option domain-name “yourdomainname.com”;
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.200;
}
host server1 {
hardware ethernet 00:1b:63:ef:db:54;
fixed-address 192.168.1.20;
}
host server2 {
hardware ethernet 00:0a:95:b4:d4:b0;
fixed-address 192.168.1.21;
}
host printer1 {
hardware ethernet 00:16:cb:aa:2a:cd;
fixed-address 192.168.1.22;
}
host printer2 {
hardware ethernet 00:0a:95:f5:8f:b3;
fixed-address 192.168.1.23;
}
Sekarang Anda harus me-restart server dhcp dengan menggunakan perintah berikut
sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart
Konfigurasi DHCP Klient Ubuntu
Jika Anda ingin mengkonfigurasi desktop Ubuntu Anda sama seperti klien DHCP mengikuti prosedur ini
Anda perlu membuka / etc / network / interface file
Dengan Perintah : sudo vi /etc/network/interfaces
pastikan Anda memiliki baris berikut (eth0 adalah contoh)
auto lo eth0
iface eth0 inet dhcp
iface lo inet loopback
Simpan dan keluar
Anda harus me-restart layanan jaringan dengan menggunakan perintah berikut
sudo /etc/init.d/networking restart
Ilmu Pengetahuan Teknologi - Keamanan Server Linux
Keamanan server Linux adalah penting untuk melindungi data Anda, Informasi pribadi anda, dan waktu, dari tangan cracker (hacker). Administrator bertanggung jawab untuk kotak keamanan Linux. Pada bagian pertama dari serangkaian keamanan server Linux, akan dibahas 20 tips keamanan untuk instalasi default dari sistem Linux.
1. Enkripsikan Komunikasi Data
Semua data yang dikirimkan melalui jaringan ini terbuka untuk pemantauan. Mengenkripsi data yang ditransmisikan sedapat mungkin di protek dengan sandi atau menggunakan kunci sertifikat.
1. Gunakan scp, ssh, rsync, atau SFTP untuk mentransfer file. Anda juga dapat me-mount sistem file remote server atau direktori komputer rumah Anda sendiri menggunakan sshfs proteksi dan alat khusus.
2. Gunakan GnuPG yang memungkinkan untuk mengenkripsi dan menandatangani dan komunikasi data Anda, dilengkapi dengan sistem manajemen kunci serbaguna serta modul akses untuk semua jenis direktori dengan kunci publik.
3. Gunakan Fugu fungsinya adalah frontend grafis untuk aplikasi commandline Secure File Transfer (SFTP). SFTP mirip dengan FTP, tapi tidak seperti FTP, seluruh sesi dienkripsi, artinya tanpa password akan dikirim dalam bentuk teks-jelas, dan dengan demikian lebih sedikit rentan terhadap penangkapan pihak ketiga. Pilihan lainnya adalah filezilla – klien cross-platform yang mendukung FTP, FTP melalui SSL / TLS (FTPS), dan SSH File Transfer Protocol (SFTP).
- OpenVPN untuk menghemat biaya SSL VPN.
- Lighttpd SSL (Secure Server Layer) https Konfigurasi Dan Instalasi
- Apache SSL (Secure Server Layer) HTTPS (mod_ssl) Konfigurasi Dan Instalasi
Konfigurasi jaringan yang paling bawah, nama pengguna, sandi, FTP / telnet / perintah rsh dan file yang ditransfer dapat ditangkap oleh siapa saja di jaringan yang sama menggunakan packet sniffer. Solusi umum untuk masalah ini adalah dengan menggunakan OpenSSH baik, SFTP, atau FTPS (FTP melalui SSL), yang menambahkan enkripsi SSL atau TLS untuk FTP.
Ketik perintah berikut untuk menghapus NIS, rsh dan usang layanan lainnya:
# yum erase inetd xinetd ypserv tftp-server telnet-server rsh-serve
2. Minimalkan Software untuk Minimalkan Vulnerability
Apakah Anda benar-benar membutuhkan semua jenis layanan web diinstal? Hindari menginstal perangkat lunak yang tidak perlu untuk menghindari kelemahan dalam perangkat lunak. Gunakan manajer paket RPM seperti yum atau apt-get dan / atau dpkg untuk meninjau semua diinstal set paket perangkat lunak pada sistem. Hapus semua paket yang tidak diinginkan dengan kode ini
# yum list installed
# yum list packageName
# yum remove packageName
atau
# dpkg –list
# dpkg –info packageName
# apt-get remove packageName
3. Layanan Jaringan Per Satu Sistem atau VM Instance
Jalankan layanan jaringan yang berbeda pada server terpisah atau contoh VM. Hal ini membatasi jumlah layanan lainnya yang dapat dikompromikan. Sebagai contoh, jika seorang penyerang berhasil memanfaatkan perangkat lunak seperti aliran Apache, ia akan mendapatkan akses ke seluruh server termasuk jasa lainnya seperti MySQL, e-mail server dan sebagainya. Lihat cara menginstal software virtualisasi:
- Install and Setup XEN Virtualization Software on CentOS Linux 5
- How To Setup OpenVZ under RHEL / CentOS Linux
4. Tetap update Kernel Linux dan Perangkat Lunak jangan Sampai terlambat
Menerapkan patch keamanan merupakan bagian penting dari menjaga server Linux. Linux menyediakan semua alat yang diperlukan untuk menjaga sistem anda dan diperbarui, dan juga memungkinkan untuk upgrade versi dengan mudah. Semua update keamanan harus ditinjau ulang dan diterapkan sesegera mungkin. Sekali lagi, gunakan manajer paket RPM seperti yum dan / atau apt-get dan / atau dpkg untuk menerapkan semua pembaruan keamanan. seperti perintah dibawah
# yum update
atau
# apt-get update && apt-get upgrade
Anda dapat mengkonfigurasi Red hat / CentOS / Fedora Linux untuk mengirim paket yum update pemberitahuan melalui email. Pilihan lainnya adalah untuk menerapkan semua pembaruan keamanan melalui sebuah tugas cron. Dalam Debian / Ubuntu Linux yang dapat Anda gunakan untuk mengirim pemberitahuan apticron keamanan.
5. Gunakan Extensions Keamanan Linux
Linux tersedia dengan berbagai patch keamanan yang dapat digunakan untuk menjaga terhadap program miskonfigurasi atau dikompromikan. Jika memungkinkan menggunakan SELinux dan Linux lainnya ekstensi keamanan untuk menegakkan keterbatasan pada jaringan dan program lainnya. Sebagai contoh, SELinux menyediakan berbagai kebijakan keamanan untuk kernel Linux.
Disarankan menggunakan SELinux yang menyediakan Wajib fleksibel Access Control (MAC). Berdasarkan standar Linux Discretionary Access Control (DAC), sebuah aplikasi atau proses yang berjalan sebagai user (UID atau SUID) memiliki izin pengguna untuk objek seperti file, socket, dan proses lainnya. Menjalankan sebuah kernel MAC melindungi sistem dari aplikasi berbahaya atau cacat yang dapat merusak atau menghancurkan sistem. Lihat dokumentasi Redhat resmi yang menjelaskan konfigurasi SELinux.
6. Account Pengguna dan Kebijakan Kekuatan Password
Gunakan / useradd perintah usermod untuk menciptakan dan memelihara account pengguna. Pastikan Anda memiliki kebijakan password yang baik dan kuat. Sebagai contoh, password yang baik mencakup minimal 8 karakter dan harus campuran huruf, angka, karakter khusus, atas & bawah dll huruf paling penting memilih password yang Anda ingat. Gunakan alat seperti “John ripper itu” untuk mengetahui password pengguna lemah pada server Anda. pam_cracklib.so Konfigurasi untuk menegakkan kebijakan password.
Perubahan perintah Chage jumlah hari antara perubahan password dan tanggal perubahan terakhir password. Informasi ini digunakan oleh sistem untuk menentukan kapan pengguna harus mengubah / passwordnya. The / Etc / file login.defs mendefinisikan konfigurasi situs-khusus untuk suite sandi bayangan termasuk password penuaan konfigurasi. Untuk menonaktifkan password penuaan, masukkan:
chage -M 99999 userName
Untuk mendapatkan informasi password yang kadaluarsa, masukkan:
chage -l userName
Akhirnya, Anda juga dapat mengedit file / etc / shadow dalam bidang-bidang berikut:
{userName}:{password}:{lastpasswdchanged}:{Minimum_days}:{Maximum_days}:{Warn}:{Inactive}:{Expire}:
Dimana,
- Minimum_days: Jumlah hari minimum yang diperlukan antara perubahan password yaitu jumlah hari tersisa sebelum user diijinkan untuk mengubah / passwordnya.
- Maximum_days: Jumlah maksimum hari password berlaku (setelah pengguna yang dipaksa untuk mengubah password / wanita).
- Warn: Jumlah hari sebelum password berakhir pengguna yang memperingatkan Anda bahwa password harus diubah.
- Expire : Hari sejak Jan 1, 1970 bahwa account dinonaktifkan yaitu tanggal mutlak menentukan ketika login mungkin tidak lagi digunakan.
Gunakan perintah # chage -M 60 -m 7 -W 7 userName
7. Disable root Login
Jangan pernah login sebagai user root. Anda harus menggunakan sudo untuk menjalankan perintah sebagai root level dan saat diperlukan. sudo tidak meningkatkan keamanan sistem tanpa password root berbagi dengan pengguna lain dan admin. sudo menyediakan audit sederhana dan fitur pelacakan juga.
8. Keamanan Fisik Server
Anda harus melindungi Fisik server akses konsol Linux. Mengkonfigurasi BIOS dan menonaktifkan boot dari perangkat eksternal seperti DVD / CD / USB pena. Atur BIOS dan boot loader grub password untuk melindungi pengaturan ini. Semua kotak produksi harus terkunci di IDCs (Internet Data Center) dan semua orang harus melewati beberapa jenis pemeriksaan keamanan sebelum mengakses server Anda. Lihat 9 Tips To Protect Linux Servers Physical Console Access.
9. Disable Service yang Tidak Dibutuhkan
Menonaktifkan semua layanan dan daemon yang tidak perlu (layanan yang berjalan di latar belakang). Anda harus menghapus semua layanan yang tidak diinginkan dari sistem start-up. Ketik perintah berikut untuk daftar semua servis yang di jalankan saat boot di tingkat 3:
# chkconfig –list | grep ‘3:on’
Untuk mendisable service, masukkan perintah
# service serviceName stop
# chkconfig serviceName off
10. Delete X Windows
X Windows pada server tidak diperlukan. Tidak ada alasan untuk menjalankan X Windows pada mail berdedikasi dan Apache web server. Anda dapat menonaktifkan dan menghapus X Windows untuk meningkatkan keamanan server dan kinerja. Edit / etc / inittab dan mengatur tingkat lari ke 3. Akhirnya, menghapus sistem X Windows, masukkan:
# yum groupremove “X Window System“
11. Konfigurasi Ip tables dan TC PWrappers
Iptables adalah ruang pengguna program aplikasi yang memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi firewall (Netfilter) yang disediakan oleh kernel Linux. Gunakan firewall untuk menyaring lalu lintas dan mengizinkan hanya lalu lintas yang diperlukan. Juga menggunakan sistem jaringan TCPWrappers berbasis host ACL untuk menyaring akses jaringan ke Internet. Anda dapat mencegah banyak serangan penolakan layanan dengan bantuan Iptables:
Lighttpd Traffic Shaping: Throttle Connections Per Single IP (Rate Limit).
How to: Linux Iptables block common attack.
psad: Linux Detect And Block Port Scan Attacks In Real Time.
12. Linux Kernel /etc/sysctl.conf Hardening
File / etc / sysctl.conf digunakan untuk mengkonfigurasi parameter kernel pada runtime. Linux membaca dan menerapkan pengaturan dari / etc / sysctl.conf pada saat boot. Contoh / etc / sysctl.conf:
# Turn on execshield
kernel.exec-shield=1
kernel.randomize_va_space=1
# Enable IP spoofing protection
net.ipv4.conf.all.rp_filter=1
# Disable IP source routing
net.ipv4.conf.all.accept_source_route=0
# Ignoring broadcasts request
net.ipv4.icmp_echo_ignore_broadcasts=1
net.ipv4.icmp_ignore_bogus_error_messages=1
# Make sure spoofed packets get logged
net.ipv4.conf.all.log_martians = 1
13. Pisahkan Partisi Disk
Pemisahan file sistem operasi dari file pengguna dapat mengakibatkan menjadi sistem yang lebih baik dan aman. Pastikan filesystem berikut ini sudah terpasang pada partisi yang terpisah:
* /usr
* /home
* /var and /var/tmp
* /tmp
Membuat pemisahan partisi untuk Apache dan akar server FTP. Edit / etc / fstab file dan pastikan Anda menambahkan opsi konfigurasi sebagai berikut:
- noexec – Do not set execution of any binaries on this partition (prevents execution of binaries but allows scripts).
- nodev – Do not allow character or special devices on this partition (prevents use of device files such as zero, sda etc).
- nosuid – Do not set SUID/SGID access on this partition (prevent the setuid bit).
Contoh / etc / fstab untuk entri untuk membatasi akses pengguna di / dev/sda5 (ftp server direktori root):
/dev/sda5 /ftpdata ext3 defaults,nosuid,nodev,noexec 1 2
14. Matikan IPv6
Internet Protocol version 6 (IPv6) menyediakan lapisan Internet baru dari protokol TCP / IP yang menggantikan Internet Protocol version 4 (IPv4) dan memberikan banyak manfaat. Saat ini tidak ada alat yang baik yang dapat memeriksa sistem melalui jaringan untuk masalah keamanan IPv6. Kebanyakan distro Linux mulai mengaktifkan protokol IPv6 secara default. Crackers dapat mengirimkan lalu lintas yang buruk melalui IPv6 sebagai admin paling tidak memonitor. Kecuali konfigurasi jaringan memerlukan itu, menonaktifkan IPv6 atau mengkonfigurasi firewall Linux IPv6:
15. Nonaktifkan SUID dan SGID Binari yang tidak diinginkan
Semua SUID / SGID bit memungkinkan file dapat disalahgunakan ketika SUID / SGID eksekusi memiliki masalah keamanan atau bug. Semua pengguna lokal atau remote dapat menggunakan file tersebut. Ini adalah ide yang baik untuk menemukan semua file tersebut. Gunakan perintah find sebagai berikut:
#See all set user id files:
find / -perm +4000
# See all group id files
find / -perm +2000
# Or combine both in a single command
find / \( -perm -4000 -o -perm -2000 \) -print
find / -path -prune -o -type f -perm +6000 -ls
16. Gunakan Sebuah Layanan Otentikasi Terpusat
Tanpa sistem otentikasi terpusat, pengguna auth data menjadi tidak konsisten, yang dapat menyebabkan ke mandat out-of-date dan lupa acount yang seharusnya sudah dihapus di tempat pertama. Sebuah layanan otentikasi terpusat memungkinkan Anda mempertahankan kontrol pusat atas Linux / UNIX account dan data otentikasi. Anda dapat menyimpan data auth disinkronkan antara server. Jangan menggunakan layanan NIS untuk otentikasi terpusat. Gunakan openldap untuk klien dan server. Anda dapat menggunakan Kerberos
17. Logging dan Audit
Anda harus mengkonfigurasi logging dan audit untuk mengumpulkan semua upaya hacking dan cracking. Secara default syslog menyimpan data dalam / var / log / direktori. Hal ini juga berguna untuk mengetahui misconfiguration perangkat lunak yang dapat membuka sistem anda untuk berbagai serangan. Lihat artikel terkait tentang topik ini :
Linux log file locations.
How to send logs to a remote loghost.
How do I rotate log files?.
18. Pesan Monitor Log Mencurigakan Dengan Logwatch / Logcheck
Bacalah log menggunakan logwatch atau logcheck. Alat-alat ini membuat log hidup Anda lebih mudah membaca. Anda mendapatkan laporan rinci tentang item yang tidak biasa di syslog melalui email.
/dev/sda5 /ftpdata ext3 defaults,nosuid,nodev,noexec 1 2
14. Matikan IPv6
Internet Protocol version 6 (IPv6) menyediakan lapisan Internet baru dari protokol TCP / IP yang menggantikan Internet Protocol version 4 (IPv4) dan memberikan banyak manfaat. Saat ini tidak ada alat yang baik yang dapat memeriksa sistem melalui jaringan untuk masalah keamanan IPv6. Kebanyakan distro Linux mulai mengaktifkan protokol IPv6 secara default. Crackers dapat mengirimkan lalu lintas yang buruk melalui IPv6 sebagai admin paling tidak memonitor. Kecuali konfigurasi jaringan memerlukan itu, menonaktifkan IPv6 atau mengkonfigurasi firewall Linux IPv6:
15. Nonaktifkan SUID dan SGID Binari yang tidak diinginkan
Semua SUID / SGID bit memungkinkan file dapat disalahgunakan ketika SUID / SGID eksekusi memiliki masalah keamanan atau bug. Semua pengguna lokal atau remote dapat menggunakan file tersebut. Ini adalah ide yang baik untuk menemukan semua file tersebut. Gunakan perintah find sebagai berikut:
#See all set user id files:
find / -perm +4000
# See all group id files
find / -perm +2000
# Or combine both in a single command
find / \( -perm -4000 -o -perm -2000 \) -print
find / -path -prune -o -type f -perm +6000 -ls
16. Gunakan Sebuah Layanan Otentikasi Terpusat
Tanpa sistem otentikasi terpusat, pengguna auth data menjadi tidak konsisten, yang dapat menyebabkan ke mandat out-of-date dan lupa acount yang seharusnya sudah dihapus di tempat pertama. Sebuah layanan otentikasi terpusat memungkinkan Anda mempertahankan kontrol pusat atas Linux / UNIX account dan data otentikasi. Anda dapat menyimpan data auth disinkronkan antara server. Jangan menggunakan layanan NIS untuk otentikasi terpusat. Gunakan openldap untuk klien dan server. Anda dapat menggunakan Kerberos
17. Logging dan Audit
Anda harus mengkonfigurasi logging dan audit untuk mengumpulkan semua upaya hacking dan cracking. Secara default syslog menyimpan data dalam / var / log / direktori. Hal ini juga berguna untuk mengetahui misconfiguration perangkat lunak yang dapat membuka sistem anda untuk berbagai serangan. Lihat artikel terkait tentang topik ini :
Linux log file locations.
How to send logs to a remote loghost.
How do I rotate log files?.
18. Pesan Monitor Log Mencurigakan Dengan Logwatch / Logcheck
Bacalah log menggunakan logwatch atau logcheck. Alat-alat ini membuat log hidup Anda lebih mudah membaca. Anda mendapatkan laporan rinci tentang item yang tidak biasa di syslog melalui email.
Pengertian Debian dalam ilmu IPTEK
Dari distribusi Linux yang tersedia, salah satu yang paling disukai adalah Debian. Meskipun distro lain yang sebagian besar komersial, perubahan Debian tetap. Setiap bagian dari perangkat lunak itu bagian dari distribusi Debian adalah sebebas anda bisa mendapatkan. Debian tidak berisi perangkat lunak komersial.
Meskipun Anda mungkin melihat ini untuk memastikan bahwa benar-benar gratis Debian sebagai sedikit ekstrem, masuk akal dalam jangka panjang. Ada kemungkinan bahwa beberapa vendor Linux mungkin akan menutup toko, mengubah arah bisnis mereka atau menyesuaikan praktek mereka dalam beberapa cara lain. Dengan demikian, distribusi yang Anda gunakan saat ini tidak mungkin bertahan sekitar 10 tahun.
Ini tidak terjadi dengan Debian. Proyek Debian adalah sepenuhnya sukarela-dijalankan dan tidak berusaha untuk menghasilkan keuntungan. Hal ini pada dasarnya berarti, akan terus meningkatkan Debian, proyek akan selalu mengalami kemajuan, terlepas dari masalah ekonomi.
Artikel ini akan melihat pada Debian, apa yang dapat dilakukan dan panduan untuk menginstal.
Manfaat Debian3
Selain manfaat jangka panjang yang baru saja kita bahas, ada juga sejumlah keuntungan teknis yang berbeda untuk menggunakan Debian, yang pertama adalah ketersediaan luas. Debian tersedia secara bebas dari Internet, dan CD. Tidak ada sign-up untuk melengkapi formulir, maupun proses yang berbelit-belit untuk mengikuti untuk mendapatkan perangkat lunak.
Dalam apt-get, para pengembang telah menciptakan suatu alat yang sangat kuat, ketika sebuah paket terinstal, secara otomatis akan memiliki Debian dan mengambil semua dependensi dan menginstal mereka dalam urutan yang benar. Jadi, dalam contoh sebelumnya, menginstal GIMP dengan perintah tunggal – tidak akan menemukan file download GIMP! Debian akan mengambil paket langsung dari server-nya.
Mendapatkan Debian
Seperti sebuah proyek berbasis masyarakat, Debian umumnya cukup mudah untuk mendapatkan. Ada berbagai metode instalasi yang tersedia, termasuk instalasi jaringan, CDROM, disket boot dan banyak lagi. Yang paling mudah ini adalah untuk membuat CD instalasi Debian Anda sendiri (atau membelinya dari vendor Linux).
Untuk membuat CD instalasi, pertama kita perlu untuk mendapatkan citra ISO. Ini file ISO yang tepat menggambarkan isi dari CD instalasi, sehingga dapat dibakar ke CDROM sebuah. Ada 7 ISO instalasi Debian di total, tetapi hanya yang pertama diperlukan untuk instalasi. Saya sarankan Anda hanya memperoleh ISO pertama, dan mengambil perangkat lunak yang diperlukan lainnya melalui Internet, dengan menggunakan apt-get.
Proyek Debian akan memungkinkan Anda untuk men-download Image ISO dari mirror yang tercantum pada halaman tersebut, atau Anda dapat menggunakan aplikasi jigdo untuk lebih jelas menentukan bagaimana ISO Anda telah dipasang. Lihat web ini. Meskipun jigdo adalah solusi yang lebih baik, saya menyarankan agar pengguna baru Debian mendapatkan ISO normal, untuk memperlancar proses instalasi.
Setelah Anda menemukan citra ISO (s), Anda harus membakarnya ke CD. Hal ini dapat dilakukan pada Windows dengan pembakar CD yang paling sering dingunakan yaitu dengan Nero atau Ultra ISO , dengan memilih menu’s Burn CD Image Dari pilihan. Di Linux, Anda dapat membakar CD dengan menggunakan perintah berikut:
cdrecord fs=12m speed=4 isoname.iso
Langganan:
Postingan (Atom)



